Uas Fil Ilmu

SOAL UAS FILSAFAT ILMU (Semester Genap tahun Akademik 2007/2008)

  1. ILMU DAPAT MEMBANTU MANUSIA DALAM MEMAHAMI BERBAGAI KENYATAAN HIDUP, JELASKAN DAN BERIKAN CONTOH PENGALAMAN YANG BERKAITAN DENGAN MANFAAT ILMU YANG SAUDARA RASAKAN ?
  2. FILSAFATT DAPAT MEMBERIKAN PENCERAHAN DALAM BERFIKIR, BENARKAH PERNYATAAN TERSEBUT, JELASKAN ARGUMENTASINYA
  3. PERKEMBANGAN FILSAFAT ILMU TIDAK TERLEPAS DARI KEPRIHATINAN PEMENFAATAN ILMU DALAM KEHIDUPAN YANG CENDERUNG MAKIN EKSPLOITATIF, BERI PENJELASAN ATAS PERNYATAAN TERSEBUT
  4. ADA PENDAPAT ILMU BEBAS NILAI, ADA JUGA YANG BERPENDAPAT ILMU TIDAK BEBAS NILAI, JELASKAN POSISI ANDA DIANTARA KEDUA PENDAPAT TERSEBUT
  5. JELASKAN TENTANG MAKNA, KAJIAN DAN LINGKUP ONTOLOGI ILMU, EPISTEMOLOGI ILMU DAN AKSIOLOGI ILMU
  6. JIKA ANDA SEDANG BERFIKIR, APA YANG ANDA LAKUKAN DAN DAPATKAH BERFIKIR ANDA DIJELASKAN PADA SAAT MEMBACA SOAL INI (Soal NO 6 INI untuk dikerjakan sesuai jadwal UAS Tahun Akademik 2007/2008

27 Tanggapan ke “Uas Fil Ilmu”

  1. Dadan Ahmad Gandara Berkata:

    Nama : Dadan Ahmad Gandara
    NIM : 04202520589
    Jurusan : Manajemen
    Kelas : Karyawan

    Jawab :
    1. Ilmu dikatakan dapat membantu manusia dalam memahami hidup adalah benar adanya, karena dengan ilmu seseorang bisa memahami dan mengatahui apa ia rasakan dan dapatkan dari mempelajari ilmu, dengan ilmu pula seseorang bisa merasakan hidup yang berarti baik untuk didunia maupun di akhirat nanti. Sebagai contoh saya mempelajari agama yang saya anut, dengan mempelajari agama yang saya anut maka ilmu agama yang saya pelajari dapat membuat saya menjadi tahu dan memahami arti hidup yang sebenarnya karena dalam ilmu yang saya anut diajarkan untuk selalu ingat akan hidup dan mati pada akhirnya, selain itu pula bahwa kita di dunia ini hanya sementara. Selain dari ilmu agama ada pula ilmu yang diberikan oleh orang tua sewaktu masih kecil, yairu berupa ilmu yang sederhana akan suatu hidup ini bahwa orang tua mengajarkan dan beramanat untuk selalu melaksanakan akan kewajiban serta agama tentunya.
    2. Filsafat dikatakan dapat memberikan pencerahan dalam berfikir adalah benar adanya pernyataan tersebut, dimana karena dengan filsafat seseorang akan menggunakan akal fikirannya untuk mencari tahu apa yang sedang dicarinya oleh akalnya sehingga apa yang ia fikirkan akan mendapat sesuatu sesuai yang diharapkan oleh akan fikirnya sehingga ia akan mendapatkan kepuasan yang dirasakannya jika apa yang fikirkan berhasil ia pecahkan.

  2. Yanti Heryanti Berkata:

    Yanti Heryanti
    NIM : 2005041284
    Jurusan : Manajemen/Karyawan

    Jawaban :
    1. ilmu dapat membantu manusia dalam memahami berbagai kenyataan hidup itu memang benar adanya karena tanpa ilmu manusia bukan apa apa. ilmu adalah pengetahuan yang diperoleh melalui upaya mencari keterangan atau penjelasan (Moch. Hatta), sehingga dengan adanya ilmu manusia dapat memahami, menjelaskan ,mengatur dan memprediksi berbagai kejadian baik yang bersifat kealaman maupun sosial yang terjadi dalam kehidupan manusia, dan menyebabkan setiap manusia akan mengupayakan untuk memecahkan masalahnya agar dapat dipahami dan setalah itu manusia itu sendiri akan menjadi mampu untuk mengaturnya serat dapat memprediksi kemungkinan – kemungkinan yang akan terjadi berdasarkan pemahaman yang dimilikinya. dalam kata lain dgn ilmu manusia akan belajar bagaimana memecahkan suatu masalah dan setalah terpecahkan ia akan mencoba untuk memahami hal tersebut dan mungkin ia kan mencoba menerapkan apa yang ia dapat dalam kehidupanya sehingga ia akan memperoleh hal tersebut sebagai kenyataan hidup, dimana ia bisa mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari kenyataan tersebut.
    sebagai contoh saya menganut agama islam dan dalam menjalankan kewajiban dan sunah- sunah dalam hal ibadah kita kepada Allah. SWT masih banyak kekurangan karena islam yang kita anut adalah berdasarkan keturunan bukan karena kita tahu atau memahaminya,dan berdasarkan pengalaman kita yang di peroleh dari orangtua, lingkungan dan pendidikan hal tersebut memunculkan rasa keingin tahuan yang besar untuk lebih memahami atau mendalami hal tersebut dengan media buku referensi atau dgn bertanya kepada yang lebih tau dan benar dan setelah kita mengetahui nyadan membandingkan apa yang kita lakukan selama ini masih jauh dari apa yang seharusnya, dan lewat media / ilmu tersebut lah apa yang kita tidak tau kita akan coba untuk melakukanya. jadi dalam beribadah mungkin kita akan lebih khusus karena kita tau apa yang kita harus perbuat atau tidak dalam melakukan ibadah tersebut.

    2. Filsafat dapat memberikan pencerahan dalam berfikir, pernyataan tersebut benar karena berfilsafat berarti selalu berusaha untuk berfikir guna mencapai kebaikan dan kebenaran, berfikir dalam dalam berfilsafat bukan sembarang berfikir namun berpikir secara radikal sampai keakar – akarnya. tapi tidak setiap kegiatan berfikir berarti filsafat. dengan adanya filsafat manusia akan mencoba mencari – cari sesuatu dengan mengutak atik pikirannya apalagi orang yang penasaran atau mempunyai keingina tauan terhadap sesuatu ( ilmu Pengetahuan dalam hal penelitian ilmiah) akan akan berusaha semaxsimal mungkin mencari jawabanya dengan berbagai cara yaitu salahsatunya dengan perfikir, hal tersebut akan mengasah otak kita dalam berpikir.

    Maaf pa mungkin jawaban saya banyak mengambil referensi dari buku bapak dan saya menambahkan sedikit berdasarkan apa yang kita tau dan mengerti tapi saya berusaha untuk menjawab pertanyaan itu.

  3. Arif Budy Darmawan NIM. 04202510472 TK/Jurusan : III/Manajemen/ karyawan Berkata:

    1.Memang benar ilmu merupakan dapat membantu manusia dalam menghadapi kenyataan hidup, karena untuk memahami dan menjelaskan tingkah laku kita sendiri dan orang lain, kita membutuhkan kerangka acuan. Dan sebagai seorang muslim, tentu saja kerangka acuan yang digunakan juga haruslah yang mencerminkan segi-segi Islami. Dan untuk menyusun teori-teori kepribadian yang berwawasan islam kita harus tetap memakai dan juga menguasai ilmu pengetahuan masa kini dan juga mampu merekonstruksikan ilmu-ilmu itu sehingga menjadi suatu yang selaras dengan wawasan dan ideal-ideal islam.
    Contoh :
    Bila sementara orang menganggap berfilsafat itu haram karena akan membuat manusia murtad dari ajaran Tuhan, maka sesungguhnya pandangan seperti ini perlu dilakukan kajian yang mendalam. .Kita menyadari bahwa untuk memahami hakekat suatu kejadian atau hukum-hukum kausalitas itu tidak cukup hanya mengandal sumber daya indrawi semata (seperti dengan mata, pendengaran, penciuman, dan perasa) saja akan tetapi perlu perenungan yang sangat mendalam dengan menggunakan akal, budi dan hati (jiwa). Disinilah perlunya umat Islam mempelajari ilmu

    2.Benar, karena dengan mempelajari filsafat ilmu, maka alam pikiran kita akan mengetahui dan sekaligus akan menyadari bahwa pada hakekatnya ilmu itu tidak bersifat statis (tetap) namun dinamis seirama dengan perkembangan akal dan budi. Sesuatu yang dulunya dianggap sebagai ilmu yang adinuhung tetapi pada masa tertentu akan basi dan ditinggalkan karena sudah tidak sesuai dengan zaman. Disinilah perlunya kita selalu berusaha untuk mengembangkan dan sekaligus memperbaharui filsafat dan ilmu.

  4. RISNA JAUNDA Tk. III/Manajemen Klas Karyawan Berkata:

    1. Ilmu mempunyai fungsi yang sangat penting bagi kehidupan manusia, ilmu dapat membantu untuk memahami, menjelaskan, mengatur dan memprediksi berbagai kejadian, baik yang bersifat kealaman maupun sosial yang terjadi dalam kehidupan manusia.
    Setiap masalah yang dihadapi manusia selalu diupayakan untuk dipecahkan agar dapat dipahami, dan setelah itu manusia menjadi mampu untuk mengaturnya serta dapat memprediksi gejala/kemungkinan yang akan terjadi berdasarkan pengalaman yang dimilikinya, dan dengan kemampuan prediksi tersebut maka perkiraan masa depan dapat didesain dengan baik meskipun hal itu bersifat probabilistik, mengingat dalam kenyataannya sering terjadi hal-hal yang bersifat unpredictable.
    Seperti penerapan ilmu dalam Bidang Teknologi menjadikan manusia lebih mampu memahami berbagai gejala/kemungkinan yang akan terjadi serta mengatur kehidupan secara lebih efektif dan efisien. Dengan demikian berarti bahwa ilmu mempunyai dampak yang besar bagi kehidupan manusia.
    Contohnya :
    Dulu saya ingin sekali bisa mengoperasikan komputer tetapi saya belum tahu cara pengoperasiannya, dan saya hanya bisa melihat saja kalau ada teman yang sedang bekerja dengan menggunakan komputer. Akan tetapi
    sekarang setelah saya belajar Komputer saya dapat mengoperasikan Komputer meskipun belum begitu menguasai seluruhnya ilmu komputer.

    2. Melihat sejarah filsafat dari abad ke abad kian berkembang seiring dengan kemajuan dan bertambahnya ilmu, Pernyataan yang menyatakan bahwa Filsafat dapat memberikan pencerahan dalam berfikir menurut pendapat saya adalah BENAR, karena filsafat itu berfikir secara radikal (sampai keakar-akarnya)/detail yang tadinya orang berfikir secara biasa-biasa saja sejak mengenal filsafat orang berfikir lebih mendalam dalam memahami ilmu untuk mencari kebenaran dan kebaikan dalam memecahkan persoalan-persoalan hidup didalam kehidupan nyata.

  5. ARYONO Tk. III/Manajemen Klas Karyawan Berkata:

    1. Ilmu dapat membantu manusia dalam memahami berbagai kenyataan hidup, karena lahir dan berkembngnya Ilmu Pengetahuan telah banyak membawa perubahan dalam kehidupn manusia, terlebih lagih dengan semakin intensnya penerapan dalam bentuk tekhnologi yang menjadikan menusia lebih mampu memahami berbagai gejala serta mengatur kehidupan secara lebih efektif dan efisien. itupun tidak terlepas dari fungsi dan tujuan Ilmu itu sendiri. kalu kita lihat dari sudut pandangan Statis yaitu merupakan aktivitas yang memberi sumbangan bagi sistematisasi informasi bagi dunia, yang penekananya terletak pada keadaan pengetahuan yang ada sekarang serta upaya penambahannya baik hukum, prinsip ataupun teori-teori.
    kalaupun dilihat dari sudut pndang dinamis dilihat lebih dari sekedar aktivitas, penekannya terutama pada teori dan skema konseptual yang saling berkaitan dan sangat penting untuk penelitian.membentuk hukum-hukum yang melingkupi perilaku dari kejadian-kejadian yang Empiris serta dapat secara tepat dapat memprediksi kejadian dimasa mendatang.

    2. Bisa…. karena filsafat lahir dari perkembangan pertanyaan dan ketidaktahuan serta berfikir secara Radikal, systematic dan Universal

  6. Cucu Suprapti,NIM 2005.05.2290, kelas karyawan akuntansi Berkata:

    1.Ilmu dapat membantu manusia dalam memahamami berbagai kenyataan hidup, memang benar karena dengan ilmu manusia bisa mengetahui berbagai hal dari mulai hal kecil hingga besar.Apalagi dijaman sekarang yang semakin maju dan canggih Teknologi yang membuat manusia mampu memahami berbagai hal dalam hidup, kalo kita cuma berdiam diri tanpa berusaha tidak akan memperoleh apa-apa dan merubah kehidupan .Dengan ilmu dan pemahaman yang cukup kita dapat mengembangkan ilmu dan siap bersaing dalam keadaaan apapun juga. Ilmu yang kita perolehpun tidak selalu di dunia pendidikan, dalam kehudupan di Lingkungan tingkah laku dan perilaku juga dapat diambil hal-hal positiv yang dapat membangun potensi diri
    Contoh: Saya suka menjalani puasa Sunah Senin-Kamis ta g tau maknanya kata orang tua bahwa Senin-Kamis itu Sunah,ternyata setelah membaca buku tentang Kumpulan puasa Sunah, bahwa puasa hari Senin dan Kamis itu kebiasaan Nabi Muhamad Saw. dan waktunya amal perbuatan Islam diperhitungkan.
    2. Filsafat dapat memberikan pencerahan dalam berpikir benar, Dengan berfilsafat membuka alam fikiran kita menerawang jauh. Dimana sesorang dalam mencari sesuatu akan terus menerus sampai mencapai kepuasan.
    2.

  7. Aryono (Kelas Karyawan) SMT VI) Berkata:

    3. Karena Ilmu cenderung dianggap sebagai satu-satunya kebenaran dalam mendasari berbagai kebijakan kemaysrakatan, serta telah menjadi dasar penting yang mempengaruhi penentuan perilaku manusia.
    Dlam perkembangannya tidak terlepas dari keprihatinan karena kebanyakan dalam pelaksanaannya perkembangan Ilmu dan Teknologi yang tidak dilandasi oleh nilai-nilai moral serta komitmen etis agamis pada nasib manusia yang mendorong tumbuhnya prinsip Science for Science yang diantaranya kurang memperhatikan dampak lingkungan.

    4. Ilmu bebas nilai kebanyakan hanya mempelajari tentang alam saja, sedangkan ilmu tidak bebas nilai mempelajari dan menjalaskan penomena kehidupan sosial manusia.
    Menurut hemat saya Ilmu itu tidak bisa dipandang sebagai dasar mutlak bagi pemahaman diri saya sendiri dan alam sekitarnya, demikian pula Ilmu harus dipandang secara Tentatif artinya selalu siap berubah apabila ditemukan teori-teori baru yang menyangkalnya dan itupun tidak lepas dari keterbatasan saya dalam mengikuti perkembangan Ilmu pengetahuan yang dalam penganalisaannya butuh ketelitian dan Inovatif.

    5. – Ada perasaan sulit, bagaimana saya mengomentari soal yang Bapak berikan.
    – Saya mencoba mencari akar permasalahannya dengan cara membuka situs internet
    – Pemacahanya adalah menyimpulkan ide-ide yang saya analisa sesuai dengan pemahaman dan kemampuan berfikir saya.

  8. Dadan Ahmad Gandara Berkata:

    Nama : Dadan Ahmad Gandara
    NIM : 04202520589
    Jurusan : Manajemen
    Kelas : Karyawan

    JAWAB :
    3. Karena Filsafat Ilmu cenderung tidak terlepas akan pemanfaatan ilmu oleh manusia itu sendiri dalam menjalani hidupnya, dimana manusia pasti akan mengoksploitasi ilmu yang ia dapatkan sehingga ilmu yang ia dapatkan akan terus berkembang bahkan akan menimbulkan ilmu baru yang dimana asalnya dari filsafat orang itu sendiri. Maka dengan demikian filsafat ilmu akan dikatakan eksploitatif, padahal filsafat ilmu merupakan suatu kajian dalam menemukan ilmu yang sebenarnya.
    4. Yang dikatakan dengan Ilmu bebas nilai adalah dimana kebanyakan orang hanya mempelajari tentang alam yang ia rasakan saja, sedangkan yang dimaksud dengan ilmu tidak bebas nilai ialah dimana mansuai mempelajari dan menjalaskan penomena kehidupan sosial manusia dimana ia berada. Menurut pendapat saya Ilmu tidak bisa dipandang sebagai dasar yang mutlak bagi pemahaman diri saya pribadi dan alam sekitar, begitu pula Ilmu itu harus dipandang secara Tentatif artinya selalu siap untuk berubah apabila ditemukan teori-teori baru yang menyangkalnya dan itupun tidak lepas dari keterbatasan saya dalam mengikuti perkembangan Ilmu pengetahuan yang dalam menganalisanya dibutuhlan adanya ketelitian dan Inovatif.
    5. Ketika membaca soal bapak ini yang saya fikirkan adalah apakah yang harus saya jawab, karena ketika baca soal bapak saya hanya berfikir apakah jawaban ini tepat atau tidak untuk menjawab soal ini, kemudian saya berfikir apakah dengan jawaban ini bapak akan merasa puas dengan jawaban saya.

  9. Dadan Ahmad Gandara Berkata:

    Nama : Dadan Ahmad Gandara
    NIM : 04202520589
    Jurusan : Manajemen
    Kelas : Karyawan

    JAWAB :
    3. Karena Filsafat Ilmu cenderung tidak terlepas akan pemanfaatan ilmu oleh manusia itu sendiri dalam menjalani hidupnya, dimana manusia pasti akan mengoksploitasi ilmu yang ia dapatkan sehingga ilmu yang ia dapatkan akan terus berkembang bahkan akan menimbulkan ilmu baru yang dimana asalnya dari filsafat orang itu sendiri. Maka dengan demikian filsafat ilmu akan dikatakan eksploitatif, padahal filsafat ilmu merupakan suatu kajian dalam menemukan ilmu yang sebenarnya.
    4. Yang dimaksud dengan ilmu bebas nilai ialah dimana seseorang bebas mencari ilmu tanpa harus adanya batasan ilmu yang ia cari dan kembangkan. Sedangakan ilmu tidak bebas nilai ialah dimana ilmu yang dicari dan dapatkan terpaku pada nilai atau norma yang berlaku, sehingga ilu tersebut ada pada batasan-batasan keilmuan yang harus dijadikan acuan dalam mendapatkan ilmu. Sekarang ini saya berada pada posisi ilmu bebas nilai dan ilmu tidak bebas nilai, karena saya mendapatkan ilmu dari dua kategori tersebut.
    5. Ketika membaca soal bapak ini yang saya fikirkan adalah apakah yang harus saya jawab, karena ketika baca soal bapak saya hanya berfikir apakah jawaban ini tepat atau tidak untuk menjawab soal ini, kemudian saya berfikir apakah dengan jawaban ini bapak akan merasa puas dengan jawaban saya.

  10. Arif Budy Darmawan Berkata:

    Nama : Arif Budy Darmawan
    NIM : 04202521427
    Jurusan : Manajemen
    Kelas : Karyawan

    3. Searah dengan perkembangan ilmu pengetahuan semakin lama semakin maju dengan munculnya ilmu-ilmu baru yang pada akhirnya memunculkan pula sub-sub ilmu pengetahuan baru bahkan kearah ilmu pengetahuan yang lebih khusus lagi seperti spesialisasi-spesialisasi namun demikian semuanya itu tidak terlepas dari perkembangan ilmu filsafat yang semakin penting Oleh karena itu pengetahuan dapat dilihat sebagai suatu sistem yang jalin-menjalin dan taat asas (konsisten) dari ungkapan-ungkapan yang sifat benar-tidaknya dapat ditentukan.
    4. ilmu berhubungan dengan kemampuan / kompetisi, bila seseorang berilmu berarti dia memilki kemampuan, Kemampuan / kompetisi ini yang menjadi nilai bagi seseorang . dimana seseorang memiliki kemampuan tinggi maka dia juga memiliki ilmu yang tinggi begitu juga sebaliknya, jadi pada dasarnya ilmu bebas nilai.
    5. ketika membaca soal bapak yang saya pikirkan adalah memahami dan berfikir bagaimana saya harus menjawab soal tersebut, saya berfikir apakah jawaban ini tepat atau tidak dan juga saya berfikir apakah dengan jawaban ini bapak akan merasa puas dengan jawaban saya.

  11. cicih nuryaningsih,NIM : 2005024289, kelas karyawan, manajemen Berkata:

    1. ilmu mengandung arti sebagai pengetahun dengan ciri khusus yang tersusun secara sistemetis untuk mencapainya diprlikan upaya untuk mencari penjelasan atau keterngan dari sesuatu objek tertntu. sehingga jelaslah bahwa ilmu sangat berrti bagi perkembangan hidup manusia, dimana dari semenjak kita dilahirkan kita sudah dibekali dnga ilmu pengethuan oleh orang tua kita sebagai dasar untuk menapaki kehiduan baru dan setelah iu baru kita mulai mencari ilmu pengethuan dibangku sekolah.dalam kehidupan sehari-hari yang telah dirasakan sampai sat ini adalah dengan berilmu saya bisa membedakan manayang bolah dilakukan dan tidak, mana yang benar dan salah, mana yang haram dan halal dan dengan ilmu pula bisa melaksanakan kewajiban terhadap sesama,keluarga dan yang pokok kewajiban pada Sang pencipta Alam Semesta.

    2. Filsafat berupa mengkaji pengalaman secara menyeluruh sehingga lebih besipat inklusif dan mencakup hal umum dalam berbagai bidang pengalaman manusia, bersipat sistetis dan sinopsis. filsafat juga mengkaji ubungan antara temuan ilmu dengan klaim agama, moral serta seni.
    Filsafat dapat memberikan pencerahan dalam berpikir itu memang benar adanya karena kalau kita berpikir dan berilmu tidak dibarengi dengan filsafat, ilmu yang kita miliki akan sia-sia karena berpilsafat berpikir dengan mengacu pada kaidah tertentu secara disiplin dan mendalam. dan filsafat cakupanya sangat luas yaitu meliputi segala pengetahuan yang berhubungan dengan manusia dan segala sesuatu yang ingin di ketahui oleh manusi.

  12. DEDI HENDRIANA 1C PE Berkata:

    1). Ilmo pengetahuan senantiasa berkembang terus menerus tanpa pamrih. Hal ini terjdi karena ;Pertama eros pengetahuan menjadi dasr terdalam dari metode ilmu pengetahuan yang kita bangun sendiri; Kedua karena alam sebagaiobjek dari ilmu pengerahuan kita bersifat dinamis dan mengalami perubahan, perkembangan dan perkembangan itu selalu terarah pada regularitas yang ssemakin dapat dimengerti .
    Dunia ilmu pengetahuan adalah dunia fakta. Ilmu ppengetahuaan menawarkan kerja rasionalitas salah satunya dengan prinsip kausalitas.
    Dampak ilmu pengetahuan terhadap life word kenyatan hidup dapat diklasifikasi kedalam 2 kategori
    1.Intelektual langsung , perunahan cara pandangtradisional kepada realitas
    2.tak langsung melalui teknik teknik ilmiah terutama teknik produksi
    Intelektual langsung
    Penelitian antropologi manusia yang memilki banyak kepercayaan yang tak mendasar yang mempengaruhi kehidupan masyarakat tradisional kini sudah mengalami pengikisan dengan disuguhkannya ilmu pengetahuan
    Ilmu pengetahuan lebuh menekankan kepada penelitia pengamatan yang bersifat nyata/fisik yang mengikuti hukum-hukum fisik tidak mudah percaya begitu saja pada tradisi atau otoritas
    Hilangnya konsep tujuan lebuh memperhatikan sebab akibat dibandingkan dengan konsep[ finalitas (takdir)
    Dari segi kontemplasi lebih luas dari pada alam semesta manusia dapat mencapoai sesuatu dengan ilmu pngetahuan
    Mediasi tekni-teknik ilmiah
    Kausalitas merupakan hukum yang terdapat dalam alam maka teori itu tidak hanya menjadi pengetahuan saja melaimkan juga mendorong untuk memprediksi munculnya suatu akibat setelah mengetahui sebab ,yang memungkinkan pula antisipasi yang diperlukan untukmenghadapi akibat tersebut.
    Contoh :Selama ini Ilmu yang aku miliki dapat memberikan pencerahan dapat memaknai hidupku stelah aku mencari siapakah aku ? Mau kemanakah aku ? siapakah Tuhanku ?
    2). Filsafat adlah produk dari ENLIGHTENMEN
    Berfikir adalh mencari suatu permasalahan yang belum dimengerti dari permasalahan yang telah ada untuk memecahkan permasalahan permasalahan yang belum dimengerti maka harus befikir secara baik dan benar (filsafat) ,radikal sistenatis,universal . Kita tidak bisa memahami berbagai permasalahan yang timbul dengan hanya berfikir biasa untuk mengambil keputusan yang baik dan benar maka oleh karena itu disuguhkanlah metode berfikri filsafat Sehinga filszafat produk ENLIGTENMEN dalam berfikir
    3). Pada dasarnya ilmu pengetahuan dikembagnkan untuk menigkatkan taraf hidup manusia kearah yang lebih baik, mengataqsi berbagai permasalahan hidup, Namun eksploitatif ilmu pengetahuan lebih mengandalkan kepada logika/rasionalita saja dan mengabaikan nilai etika,estetika,ilmu pengetahuan yang dikembangkan seperti itu justru akan merusak kehidupan manusia ,merendahkan manusia.maka filsafat ilmu tumbuh sebagai kontrol terhadap ilmu pengetahuan ysang eksploitatif.
    4). Bebas nilai adalh tuntutan yang ditujukan kepada ilmu pengetahuan agar ilmu pengethuan dikembangkan dengan tidak memperhatijkan nilai –nilai lain diluar ilmu pengetahuan. Tuntutan dasarnya adalah agar ilmu pengetahuan dikembangkan hanya demi ilmu pengetahuan dan semata mata berdasarkan pertimbangan ilmiah.
    “”SAYA AKAN MENGAMBIL JALAN TENGAH DIMANA POSISI SAYA BERADA””

    Ilmu bebas nilai dan tidak bebas nilai dapat diliahat dalam 2 konteks
    1. CONTEX OF DISCOVERY
    Ilmu pengetahuan dikembangkan, ditemukan,timbul dalam konteks ruang dan waktu tertentu dan dalam konteks sosisal tertentu.Jadi ilmu pengetahuan tidak muncul secara tiba-tiba (ujug-ujug) melainkan ada pengaruh atau faktor yang mendorong lahirnya ilmu pengetahuan. MTidak bisa disangkal bahwa ilmu pengetahuan berembang dalam konteks tertentu yang sekaligus sangt ikut mempengaruahi nya. Berkaitan dengn ini sulit dibayangkan bahwa ilmu pengetahuan bebas dari nilai-nilai , baik yang dianit oleh setiap ilmuan secara individual maipun oleh setiap lembaga dan masyarakat dimana ilmu pengetahuan itu dikembangkan.
    2. CONTEX OF JUSTIFICATION
    Adalah konteks pengujian ilmiah terhadap hasil penelitian dari kegiatan ilmiah. Konteks pengujian didasarkan pada fakta dan data sebagai nuji keabsahan dengan tanpa mempertimbangkn kriteria dan pertimbangan lain diluar itu, Bukti empris logis rassionalitas dalam membuktikan kebenaran jadi slah satu nilai yang berlaku adalh NILAI KEBENAAAAARAN ,jadi harus bebas nilai
    :o tonomi ilmiah tidak dilarang/ bebas nilai dibolehkan. Hanya saja manusia menolak hasil tersebut jika tidak ada gunanya atau dapat merusak ,merendahkan manusia”
    KEBENARAN HARUS !!! TAPI APAKAH PERLU !!!
    5). Jika saya serdang berfikir saya akan mencari apa akar permasalahan yang ada atau yang membelenggu pemikiran saya kemidian menguraikan permasalah tersebut unutk dicarikan solusi pemecahan belenggu pemikiran dfan slahn satu cara untuk memecahkan masalah agar baik dan benar maka saya menggunakan metode berfikr filsafat.

  13. Farid Maftuh FE UNIKU Karyawan Berkata:

    Jawaban UTS
    1. Manfaat mempelajari filsafat dan filsafat ilmu
    Manfaat mempelajari filsafat adalah dengan mempelajari filsafat, kita bisa mengetahui tentang hakekat-hakekat yang terjadi dalam realita kehidupan, apa yang melandasi suatu kejadian dan suatu fenomena baik alam maupun manusia (sosial). Dengan mempelajari filsafat ini, maka kita diajak berfikir secara radikal (dasar) dari fenomena-fenomena tersebut.

    Sedang manfaat dari mempelajari filsafat ilmu adalah akan menjadikan kita lebih toleran terhadap pemikiran-pemikiran orang lain, karena dengan mempelajari filsafat ilmu, kita akan memahami dan mengetahui dasar-dasar pemikiran seseorang, apa yang melandasi pemikiran tersebut. Karena dalam filsafat ilmu dipelajari bahwa Ilmu tidak hanya dipandang sebagai suatu produk, tetapi juga dipandang sebagai suatu proses pemikiran manusia, dimana secara simultan pemikiran-pemikiran ini melahirkan pembaruan-pembaruan dalam ilmu, karena dalam alam ini ada yang bersifat tetap dan ada yang bersifat berubah, sehingga dengan menganggap bahwa ilmu merupakan suatu proses, hal-hal yang bersifat tetap dijadikan dasar untuk menemukan hal-hal baru yang bersifat berubah.

    2. Perbedaan berfikir biasa, berfikir ilmiah dan berfikir filsafat

    Berfikir biasa, artinya orang yang berfikir sekedar mengetahui sesuatu tanpa berfikir untuk mengembangkan ”pengetahuannya ” tersebut, sedangkan berfikir ilmiah berarti menggunakan pengetahuan yang telah dimiliki dari proses berfikir sebelumnya untuk melahirkan ilmu baru dengan menggunakan metoda-metoda ilmiah, adapun berfikir filsafat adalah memikirkan hakekat dan kebenaran yang diketahuinya (dari pengetahuan ilmiah) secara mendalam dan radikal sehingga melahirkan pengetahuan filsafat.

    3. Kenapa ilmu harus didasari oleh asumsi filsafat.

    Karena tidak semua aspek kehidupan bisa dijelaskan oleh ilmu, karena ilmu sendiri mempunyai keterbatasan dan kebenarannya relatif , dipengaruhi oleh tiori-teori baru yang muncul kemudian. Kebenaran ilmu didasari oleh kebenaran empiris yang memerlukan pembuktian, sedang tidak semua aspek kehidupan bisa dibuktikan. Maka dengan memakai asumsi filsafat, suatu kebenaran lain bisa diperoleh walau tidak bisa dibuktikan secara empiris, tetapi bisa ditelusuri dari metoda berfikirnya.

    4. Filsafat berarti berfikir, tetapi berfikir tidak berarti berfilsafat, karena berfikir adalah upaya untuk mencapai pengetahuan tentang suatu objek dan pada kelanjutannya pengetahuan yang didapat dijadikan dasar untuk memikirkan hal-hal yang lebih komplek dan rumit sehingga lahirlah ilmu pengetahuan baru, ilmu pengetahuan ini didasari oleh kajian empiris yang bisa dibuktikan. Sedang berfilsafat adalah berfikir lebih dari itu, karena dalam berfilsafat yang dicari adalah jawaban terhadap hal-hal yang tidak bisa dijawab oleh ilmu pengetahuan, dimana dihubungkan juga antara temuan-temuan ilmiah dengan klaim agama, moral dan seni. Berfilsafat adalah tingkatan yang lebih tinggi dari berfikir biasa dan berfikir ilmiah, Apalagi jauh lebih tinggi dari yang tidak pernah berfikir..

    5. Pada saat membaca soal- soal diatas, saya jadi berfikir, apakah saya ini berhak menyandang gelar sebagai ”manusia’seutuhnya ? Kenapa hal ini menjadi pertanyaan bagi saya? Karena pada hakekatnya eksistensi manusia sangat ditentukan oleh optimalisasi penggunaan akal yang telah ALLAH SWT anugerahkan kepada kita, dimana hanya kepada manusialah karunia AKAL ini Allah berikan. Optimalisasi penggunakan akal ini yang akan membedakan mana ”manusia seutuhnya” dan mana manusia yang hanya jasadnya saja dikatakan sebagai manusia.
    Pemikiran ini bukan lahir atas dasar mendewakan akal, tetapi karena kesadaran yang timbul bahwa karena hanya manusia yang diberikan akal, maka optimalisasi potensi akal inilah yang akan meninggikan derajat manusia, baik dalam kehidupan sosial maupun dihadapanNYA, bukankah ALLAH SWT akan menanyakan kepada kita akan segala nikmat yang telah IA berikan kepada kita? Bukankah karunia akal ini adalah karunia yang sangat istimewa bagi kita?

    Dengan akal kita berfikir, dengan berfikir mendapatkan ilmu pengetahuan, baik pengetahuan yang sudah ada maupun yang baru, sehingga bisa lebih menyejahterakan hidup manusia, akal terus digunakan untuk terus berfikir, berfikir dan berfikir, sehingga pada ujungnya akan tercapai makna yang lebih dalam dari kehidupan di dunia ini.

    Jawaban UAS.
    1. Ilmu dapat membantu manusia dalam memahami berbagai kenyataan hidup, jelaskan dan berikan contoh pengalaman yang berkaitan dengan manfaat ilmu yang saudara rasakan.

    Kenyataan hidup yang kita lihat di dunia ini sangat beragam ditinjau dari berbagai aspek, baik secara ekonomi, sosial, politik, budaya, fenomena alam dll.
    Kita ambil contoh dalam bidang ekonomi, kenyataan hidup yang dapat dilihat dan dirasakan adalah status ekonomi, ada yang sangat kaya, kaya, menengah, miskin, dan miskin sekali. Bagaimana ilmu dapat memahami hal ini? Maka dengan ilmu kita tahu, bahwa semakin banyak seseorang mempunyai faktor produksi, maka semakin besar peluang dia menjadi strata yang lebih tinggi. Dan salah satu faktor produksi yang bernilai tinggi adalah kompetensi SDM yang dimiliki oleh seseorang. Dengan demikian, dari kacamata ilmu ekonomi, salah satu upaya untuk meningkatkan status ekonomi seseorang (pribadi, masyarakat, negara) maka peningkatan SDM ini harus menjadi prioritas.
    Manfaat ilmu yang saya rasakan adalah bahwa dengan ilmu dan keterampilan yang saya miliki, Alhamdulillah saya bisa hidup dan menghidupi keluarga walau jauh dari kampung halaman.

    2. Filsafat dapat memberikan pencerahan dalam berfikir, benarkah pernyataan tersebut ? jelaskan argumentasinya..

    Memang , bahwa filsafat dapat memberikan pencerahan dalam berfikir, karena dengan (berfikir) filsafat maka akan menembus pemikiran-pemikiran sempit suatu ilmu pengetahuan yang kadangkala terkungkung dalam wilayah disiplin ilmu tertentu yang sangat ketat. Dengan filsafat yang didalamnya mengkaji sesuatu untuk memahami secara radikal dan dihubungkan dengan hal-hal yang lebih luas, baik dihubungkan dengan moral, agama dan estetika, maka akan lahir pemikiran-pemikiran segar, sehingga ilmu senantiasa selalu berkembang dan menarik.

    3. Perkembangan filsafat ilmu tidak terlepas dari keprihatinan pemanfaatan ilmu dalam kehidupan yang cenderung semakin eksploitatif. Beri penjelasan atas pernyataan tersebut.

    Ilmu sejatinya diciptakan untuk lebih mensejahterakan manusia, namun dalam perkembangannya tidak demikian, berapa banyak ilmu yang tadinya diciptakan untuk kesejahteraan manusia ini malah berubah menjadi monster yang menakutkan, misalnya kasus bom nuklir pada PD II. Maka lahirlah kesadaran dari para ilmuwan yang mencoba menghubungkan perkembangan ilmu dan teknologi ini pada nilai-nilai moral, etis dan agamis yang bisa lebih menyelamatkan dan berkah pada kehidupan manusia.

    4. Ada pendapat, bahwa ilmu bebas nilai, ada juga yang berpendapat ilmu tidak bebas nilai. Jelaskan posisi anda diantara kedua pendapat tersebut.

    Ilmu bebas nilai artinya bahwa dalam menerapkan kaidah ilmu, tidak perlu didasari oleh nilai-nilai lain diluar nilai ilmu itu sendiri, misal nilai agama, norma moral budaya dll. Sebaliknya ilmu tidak bebas nilai artinya dalam menerapkan kaidah ilmu tetap harus disesuaikan dengan nilai-nilai yang lain, seperti tersebut diatas.

    Posisi saya dalam hal ini adalah bahwa penerapan kaidah ilmu harus tidak bebas nilai, karena kalau diterapkan ilmu bebas nilai dikhawatirkan akan terjadi kekacauan dalam kehidupan masyarakat. Misal dalam ilmu kedokteran, dalam penerapan teknologi bayi tabung dari ”bank sperma” harus memperhatikan status perkawinan dan silsilah keluarga.

    5. Jika anda sedang berfikir, apa yang anda lakukan dan dapatkah berfikir anda dijelaskan pada saat membaca soal ini.

    Pada saat membaca soal ini, saya agak kesulitan memahami maksud pertanyaan soal ini (saya berfikir mungkin ada kesalahan redaksional).

    Baiklah akan saya coba…
    Pada saat sedang berfikir, baik dalam memecahkan masalah kehidupan maupun dalam memecahkan masalah yang ditanyakan dalam soal, saya berusaha menjawabnya dengan ilmu yang saya punyai, terus diselaraskan dengan kemungkinan implikasi yang akan timbul atas jawaban saya dihubungkan dengan moral, agama, etika dan estetika. karena tidak semua jawaban yang betul dari sudut ilmu dan kenyataan itu baik dan benar dari sudut yang lain (moral, agama, etika dan estetika)..

    Wallahu a’lam …………………

  14. Cucu Suprapti,NIM 2005.05.2290, kelas karyawan akuntansi Berkata:

    3. Perkembangan filsafat ilmu tidak terlepas dari keprihatinan pemanfaatan ilmu dalam kehidupan yang cenderung makin Ekpoitif, beri penjelasan atas pernyataan tersebut.

    Karena Filsafat ilmu merupakan telaahan secara filsafat yang ingin menjawab pertanyaan tentang hakekat ilmu. Filsafat ilmu juga dianggap sebagai suatu study tentang masalah ekspansi artinya bagaimanakh cara menjelaskan tentang suatu ilmu tertentu yang menjadi bahasan menurut proses berfikir yang logik dan rasional.Sedangkan Ilmu harus dioperasionalisasikan karena ilmu bukanlah hanya sarana berfikir tetapi harus dapat menjelaskan fakta yang memerlukan elaborasi melalui cara-cara tertentu.Dengan semakin berkembangnya ilmu maka teknologipun semakin maju berbagi penemuan penemuan oleh para ahli yang dapat membuat manusia selalu berkembang dan berefek posisif dan negatif .

    4. Ada pendapat ilmu bebas nilai,ada juga yang berpendapat ilmu tidak tidak bebas nilai, jelaskan posisi anda anatara kedua pendapat tersebut.

    Seandainya posisi saya ada diantara dua pendapat Saya akan beraggapan bahwa ilmu bebas nilai adalah pengetahuan yang tidak dibatasi oleh aturan -aturan atau kaidah dan norma agama, namun hal ini dapat mengacu dan pada kehidupan masyarakat menjadi tidak terarah dan tidak terkendali
    Sedangkan Ilmu tidak bebas nilai adalah ilmu dimana dalam penerapannya ada batasan aturan-aturan serta kaidah dan norma agama yang akan meminimalisir hal-hal yang kurang baik dan dapat membawa pada kehidupan masyarakat yang damai sejahtera.Walaupun dalam duia mode lagi tren gila-gilaan saya sebagi orang Timtur igin tampil modis tanpa menghilangkan etika berpakaian yang sesua,sebagai masyarakat yang menganut ilmu tidak bebas nilai masih tetap memperhatikan walaupun tidak sempurna hehehe betul g Pa…..

    5.Jika anda sedang berfikir apa yang anda lakukan dan dapatkah berpikir. Anda jelaskan pada saat membaca soal ini

    Ketika saya sedang berfikir yang saya lakukan membayangkan dan mengkhayal apa yang ada dipikran saat itu apabila bahagia saya tersenyum dan apabila sedih meneteskan air mata,sambil meresapi seolah olah hal itu terjadi. Dan pada saat membaca soal ini, saya berfikir bolak balik menbaca soal berhari hari saya pelajari karena belum memahami apa yang Bapa minta pada saat mengisipun saya masih berpikir meraba raba apakah benar or tidak, pemikiran saya begitu banyak yang igin saya tuangkan namun takutnya malah berfilsafat yang g betul hahaha…. Maaf saya menjawab pertnyaan ini sambil tertawa abis ingt sama Bapa,Sudah dulu jawaban saya Semoga Bapa tersenyum terus Terimakasih….

  15. RISNA JUANDA Tk. III/Manajemen Klas Karyawan Berkata:

    JAWABAN UAS
    No. 3
    Adanya kecenderungan pemanfaatan ilmu secara eksploitatif oleh manusia yang tidak terlepas dari perkembangan filsafat ilmu sendiri, menurut saya karena filsafat ilmu merupakan satu-satunya cara untuk menggali ilmu secara detail/sampai keakar-akarnya, maka ilmu oleh manusia akan dieksploitasi demi kepentingannya masing-masing untuk menghasilkan ilmu-ilmu yang baru yang lebih bermanfaat bagi manusia itu sendiri dalam menjalani hidupnya.
    No.4
    Yang dimaksud ilmu bebas nilai yaitu manusia dalam mencari ilmu tidak terikat oleh norma-norma, moral, etika ilmu itu sendiri dan bebas dalam pengembangannya. Sedangkan ilmu tidak bebas nilai yaitu dimana manusia dalam mencari ilmu harus berdasarkan norma-norma/kaidah-kaidah yang berlaku di masyarakat dengan mengacu pada moralitas dan etika.
    Posisi saya dalam mencari/mendapatkan ilmu ada pada posisi ilmu tidak bebas nilai karena saya dalam menuntut ilmu lebih memperhatikan norma-norma yang berkembang di masyarakat dan mengacu pada moralitas, etika dan didasari oleh ilmu agama.
    No.5
    Saya berfikir dalam membaca soal ini apakah saya sudah benar dalam menjawab soal-soal tersebut.
    Apakah jawaban saya sudah sesuai yang diharapkan oleh si pembuat soal atau belum.
    Saya berfikir bagaimana caranya untuk menjawab soal-soal itu supaya jawabannya lebih masuk akal/rasional.

  16. meyliawati, akuntansi Berkata:

    JAWABAN UAS:

    1. ilmu dapat membantu manusia dalam memahami berbagai kenyataan hidup. Berikan contoh.
    Suatu permasalahan yang terjadi dalam kenyataan hidup merupakan suatu hal yang kompleks dan beragam yang senantiasa memerlukan suatu pencerahan, pemecahan yang logis dan rasional. ilmu dikatakan dapat menjadi solusi pemecahan itu adalah benar. karena dengan ilmu setidaknya setiap orang dapat menentukan langkah apa, serta langkah yang seperti apa yang akan dijadikan acuan dalam menentukan pilihan. Ilmu yang dimiliki setiap orang berbeda beda, hal ini dapat dibuktikan dengan bagaimana pola fikir orang tersebut dalam memecahkn suatu masalah.
    Sebagai contoh, awalnya tugas ssaya hanya sebagai pelaksana staf. inst gizi ditempat saya bekerja. Tentu saj itu berbeda dengan ilmu yang kini saya tekuni, namun kini alhamdulillah kini saya di beri kesempatan untuk menduduki posisis yang sesuai dengan ilmu yang saya tekuni.
    2. filafat dapat memberikan pencerahan dalam berfikir.
    Berfilsafat adalah berfikir secara sistematis tersusun dan menembus kepad a pemikiran yang lebih detail, logis dan rasional. Filafat dapat memberikan pencerahan dalam berfikir itu benar, karena dengan berfilsafat orang dapat dengan lebih mudah memahami permasalahan, mengkajinya dengn lebih luas, sehingga lebih memudahkan dalam menentukan pola fikir yang harus di tetapkan.
    3. Pemanfaatan perkembangan filsafat yang cenderung ekspoitatif
    Awalnya ilmu di ciptakan, di lahirkn sebagai suatu susunan yang sistematis, terperinci , serta berpegang teguh kepada norma serta aturan yang berlaku. Yang berperan untuk mencerahkan kehidupan manusia. Kini yang terjadi justru sebaliknya. Ilmu kini cenderung dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak berguna, cenderung membahayakan orang lain.
    Orang yang berilmu kini seolah-olah menjadi monster yang merugikan.
    4. Perbedaan ilmu bebas nilai dan tidak bebas nilai
    Ilmu bebas nilai adalah pengetahuan yang memiliki susunan sistem yang terperinci, mendetail yang tidak dibaatasi oleh aturan agama, sosial,dan hukum. Dalam penerapannya orang yang berpegang kepada ilmu ini cenderung bersifat bebas, urakan, radikal.
    Ilmu yang tidak bebas nilai adalah ilmu yang dalam penerapannya terdapat suatu batasan-batasan yang harus dipatuhi, sesuai dengan norma serta aturan yang berlaku.
    Orang yang berpegang kepada ilmu ini cenderung bersikap hati-hati, penuh dengan perencanaan. Dan senantiasa memikirkan dampak negatif dan positifnya, atas apa yang di lakukan.
    Sekarang saya diminta untuk memilih pada posisi apa saya harus berpijak, maka saya memilih untuk berada pada posisi menganut kepada ilmu yang tidak bebas nilai. Alasannya adalah untuk kebaikan saya sendiri, saat sekarang, masa depan, dunia dan akhirat.
    5. Apa yang anda fikirkan saat membaca soal ini.
    Saya hanya berfikir bagaimana saya harus menjawab, dan apa yang seharusnya saya tulis,Mungkin inilah kesempatan saya untuk menilai sejauh mana ilmu yang saya miliki, dan seberapa luas pola fikir yang harus saya kembangkan.

    Meyliawati
    FE. Akuntansi ( karyawan )
    TK. III

  17. mulyana saleh/kls.karyawan/tk.III/manjemen ekonomi Berkata:

    jawaban uas:
    1. ilmu sangat berarti sebagai alat atau tolok ukur peradaban manusia.ketika seorang manusia memiliki akal kemudian menelaah ilmu maka semakin manusia itu memiliki peradaban yang tinggi.karena di dalam ilmu itulah merupakan sumber solusi bagi tiap permasalahan.pengalaman saya yaitu ketika pertamakali bertemu yang namanya komputer yaitu ketika kelas 1 smp.pd.kursus komputer ketika itu saya kikuk sekali,ketika instruktur memerintahkan untuk meng switch on komputer.karena saya tdk tau sama sekali tentang komputer,maka dengan malu saya angkat tangan dan bertanya:”eng..nyalainnya gimana?” itulah ketika kita tidak menciba memaksimalkan potensi kita untuk mempraktekan ilmu,maka akibatnya dapat kita rasakan juga.
    2.filsafat dapat memberikan pencerahan dalam berfikir menurut saya yaitu karena filsafat merupakan landasan ilmu pengetahuan,contoh ketika orang bijak dulu berfilsafat tutuplah auratmu,maka belakangan kemudian orang dituntut untuk memproduksi pakaian,berupa kain dan lain sebagainya.shg.dengan demikian orang dapat menjabarkan filsafat lebih detail sesuai dengan kebutuhan manusia.
    3.keprihatinan mengenai penggunaan ilmu yang “eksploitatif” menurut saya mungkin karena keserakahan manusia dewasa ini.dari sini kemudian ilmu yang seharusnya menjadi alat pencerahan bagi hidup manusia, menjadi penghancur kehidupan manusia itu sendiri jika digunakan dengan tidak bijak.contoh bagaimana ketika albert enstein dengan susah paya memecahkan kunci rumus yang kemudian dari setumpuk rumus muncul rumus sederhana yaitu E=mc2 yaitu tentang atom.akan tetapi perkembangan selanjutnya negara-negara adidaya seperti negara teroris amerika,mereka tidak segan-segan untuk menggunakan hal tsb.untuk hal-hal yang merusak.seperti yang terjadi di irak bagaimana amerika membobardir rumahsakit,sekolah sekolah,yang didalamnya tidak ada siapa siapa kecuali anak-anak..sungguh jahat apa yang mereka lakukan terhadap ilmu dan kehidupan itu sendiri.maka seharusnya ada keseimbangan antara ilmu dan iman juga cinta sesama.sehingga damailah bumu kita ini.
    4. menurut saya ilmu itu tidak bebas nilai kenapa karena manusia adalah makhluk sosial,kebebasan seseorang di batasi dengan kebebasan orang lain.begitu juga dengan ilmu.baik dari proses researchnya,atau pun pemanfaatanya,maka ketika ilmu dikembangkan tanpa nilai maka yang berkembang adlah yang dewasa ini ngetren yaitu hilangnya kepekaan sosial antar sesama.
    5.ketika saya berfikir maka saya sesungguhnya sedang menghayal,karena yang saya fikirkan itu kadang masuk akal kadang juga tidak.dan hal yang pasti yaitu ketika saya berfikir saya pun tidak sedang bekerja,tapi berdiam diri saja, jadi menurut saya berfikir saja buka merupakan ilmu,tapi jika dilanjutkan dengan mempelajari,menelaah,kemudian mempraktekan,dan berhasil,maka itu dapat disebut dengan ilmu.
    terimakasih.wassalamualaikum wr.wb.

  18. AAS ROSNAWAN MANAJEMEN KARYAWAN UNIKU / 04202510457 Berkata:

    JAWABAN UAS FILSAFAT ILMU
    AAS RONAWAN
    MANAJEMEN / KELAS KARYAWAN / UNIKU
    NPM : 04202510457

    1. Ilmu dapat membantu manusia dalam memahami berbagai kenyataan hidup, jelaskan dan berikan contoh pengalaman yang berkaitan dengan manfaat ilmu yang saudara rasakann ?
    Jawab : ilmu sangat penting bagi kehidupan manusia terutama dalam menjalankan kegiatan / aktifitas sehari-hari, dengan ilmu kita bisa memilih jalan yang baik dan berguna serta bisa mengetahui yang terjadi dikehidupan yang dulu dan sekarang, bahkan dengan ilmu bisa membandingkan dari pengalaman kehidupan dari masa ke masa, terutama zaman sekarang ilmu sangat berkembang dengan pesat. Contohnya : Kita akan melakukan tindakan / kegiatan sesuatu, terlebih dahulu kita berfikir manfaat dan resiko yang akan terjadinya dengan pengalaman kita sebelumnya.

    2. Filsapat dapat memberikan pencerahan dalam berfikir, benarkah pernyataan tersebut, jelaskan argumentasinya ?
    Jawab : Benar, Menurut saya filsafat dapat memberikan seseorang untuk berfikir lebih logika dan masuk akal dalam penerapan kehidupan sekarang ini terutama bagi orang yang mempunyai pikiran yang berfilsafat dan dapat membuka akal pikiran mereka tetapi ada juga manusia yang mempunyai pikiran yang kurang sehingga dalam pemikirannya sangat tertutup yang mengakibatkan kehidupannya pun biasa saja, misalnya orang yang memiliki pengalaman yang rendah bahkan tidak menempuh pendidikan.

    3. Perkembangan filsafat ilmu tidak terlepas dari keprihatinan pemanfaatan ilmu dalam kehidupan yang cenderung makin eksploitatif, beri penjelasan atas pernyataan tersebut ?
    Jawab : Perkembangan filsafat ilmu sampai saat ini sangat maju mengikuti perkembangan zaman, terutama ilmu sangat berkaitan dengan perubahan teknologi sekarang ini, bahkan pemanfaatan ilmu belakangan ini banyak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi tanpa menghormati kepentingan orang lain, bahkan keprihatinan ini sangat bertentangan terhadap norma-norma maupun ajaran yang telah ditentuakn dalam kandungan isi Al-Quran. Bahkan sangat jelas Al-Quran mengajarkan kita untuk menuntut ilmu sampai liang lahat tetapi harus dengan kebajikan dan mengedepankan kepentingan umum.

    4. Ada pendapatm ilmu bebas nilai, ada juga juga yang berpendapat ilmu tidak bebas nilai, jelaskan posisi anda diantara kedua pendapat tersebut ?
    Jawab : Menurut saya dilihat dari segi mana dulu ilmu itu bebas nilai, bahkan ilmu bisa bersifat bebas nilai jika nilai ilmu tersebut keluar dari norma-norma bahkan ajaran Islam yang terkandung dalam Al-Quran, terutama banyak ajaran yang diterapkan oleh orang Non Islam yang bertolak belakang sehingga beranggapan ilmu itu bebas nilai dan bersifat mutlak, tetapi menurut saya ilmu bisa berasal dari mana saja baik itu buku pelajaran bahkan pengalaman seseorang bisa juga dikatakan ilmu sehingga ilmu itu tidak bersifat mutlak. Asalkan ilmu tidak bertentangan dengan norma-norma dan kaidah-kaidah yang terkandung didalamnya.

    5. Jika anda sedang berfikir, apa yang anda lakukan dan dapatkah berpikir anda dijelaskan pada saat membaca soal ini ?
    Mengetahui isi pokok permasalahan tersebut kemudian mengembangkan permasalahan tersebut sesuai dengan kemampuan pribadi saya, karena dalam berfikir seseorang sangat berbeda terutama dalam menjawab peretanyaan-pertanyaan soal ini sangat sulit. Tidak semuanya saya dapat berfikir dengan berpatokan pada filsafat ilmu yang bapak kemukakan secara garis besar dan hanya mampu menjawab seadanya sesuai kemampuan dan pola fikir tanpa ada bahan kajian yang lengkap, tetapi dengan adanya mata kuliah Filsafat Ilmu membuat saya bisa berfikir yang lebih terbuka dan rasional terutama dalam sikap kehidupan sehari-hari. Terima kasih pelajaran dari Bapak sangat berharga buat saya dalam menjalankan roda kehidupan ini. Wassalam.

  19. IRA ERITHRINA (AKUNTANSI LANJUTAN) 2005052351 KELAS KARY. UNIKU Berkata:

    Jawaban UAS Filasat Ilmu
    I R A E R I T H R I N A
    AKUNTANSI LANJUTAN / KELAS KARYAWAN
    UNIVERSITAS KUNINGAN 2007
    NPM : 2005052351

    Pa, ini jawaban UAS saya :
    1. Apa yang saya rasakan memang ilmu memberikan manfaat dalam kehidupan. Ilmu yang saya dapatkan melalui apa yang saya baca lewat media tulis, apa yang saya dengar lewat media elektronik berupa berita lewat televisi dan radio, apa yang saya alami lewat pengalaman-pengalaman semua pada dasarnya terbentuk dari satu fakta “ menjadi suatu konsep yang tersusun. Sebagai contoh dalam ilmu biologi dijelaskan manusia hidup memdutuhkan udara untuk bernafas, agar dapat mempertahankan hidupnya. Dalam kenyataan hidup ;apa yang ada apa yang terjadi padadasarnya bersumber pada suatu ilmu. Sebagai muslim saya meyakini bahwa Al-Quran –Lah sumber dari segala ilmu, dimana semuanya telah dijelaskan dalam Al-Quran. Dalam Al-Qu’an sebagai sumber ilmu dijelaskan bagaimana manusia harus bersikap seperti bagaimana dalam setiap keadaan. Saat susah hendaknya bersabar, saat senang hendaknya rendah hati dan tetap bersyukur. Manfaat “ilmu” yang sekarang saya rasakan begitu besar perannya dalam kehidupan saya. Kesabaran, ikhlas, berdoa, terus berusaha, ini yang saya katakan ilmu. Saya berpikir keras untuk dapat mencari jalan keluarnya. Saya merasa hal seperti ini ada ilmunya. Ilmunya adalah : sabar, ikhlas, berdoa, bersabar, berusaha dan tetap mensyukuri apa yang Tuhan berikan. Dikatakan ilmu, karena inilah yang membuat saya tetap bersyukur atas keadaan apapun yang Tuhan berikan untuk saya dapat bertahan hidup terlebih saat saya dalam situasi “down” dan saya tetap “Survive”. Pengalaman yang saya alami adalah :
    Saat saya merasa jenuh dengan nasib saya yang tetap pengangguran setelah lulus D3. Hampir 2 tahun saya melamar pekerjaan tetapi hasilnya tetap nihil, tidak satupun yang merespon lamaran saya. Dimasa 2 tahun saya menganggur apapun pekerjaan saya lakukan asalkan halal disamping saya tetap berdoa, berusaha dan tetap bersabar. Setelah lama saya alami hal demikian saya mulai melihat “ke bawah” . Banyak orang yang nasibnya lebih parah dari yang saya alami. Dibandingkan hidup tanpa pekerjaan yang sesuai dengan keinginan saya masih ada yang lebih buruk nasibnya dibandingkan saya. Ada yang tertimpa musibah hingga kehilangan tempat tinggal, orang-orang terdekat/yang disayangi. Maka itu setelah apa yang saya alami saya tidak boleh merasa bahwa saya orang yang tidak beruntung di dunia ini. Alhamdulillah dimasa saya belum mendapatkan pekerjaan yang saya benar-benar inginkan saya tetap bisa bertahan dengan pekerjaan apapun asalkan halal termasuk pekerjaan di usaha jasa konstruksi yang sampai saat ini saya geluti dan ilmu yang tetap saya pegang teguh adalah tetap : Kesabaran, ikhlas, berdoa, terus berusaha untuk tetap Survive. Prinsip saya “I Will Survive !”

    2. Filsafat tidak semuanya dapat memberikan pencerahan dalam berfikir. Yang pertama: pada orang yang tidak dapat berfilsafat tentunya dia tidak merasakan bagai mana jalan pikirannya terbuka dengan luas , dia hanya dapat berfikir terbatas atas papa yang hanya ia tahu saja . sedangkan orang-orang yang dapat berfilsafat dengan baik , namun berfilsafat di sini mengandung makna berfilsafat yang berarti berfikir di mana berfikir yang sistemasis, berfikir dalam lingkup yang luas dalam segala sudut pandang berfikir, dapat memperoleh pencerahan dalam berfikir. Jadi saya berpendapat, filasat benar dapat memberikan pencerahan dalam berpikir tetapi tidak semua dapat memberikan pencerahan dalam berpikir karena filsafat yang baik lah, yang sesuai dengan makna filsafat yang sesungguhnya bukan asal berfilsafat.

    3. PERKEMBANGAN FILSAFAT ILMU TIDAK TERLEPAS DARI KEPRIHATINAN PEMENFAATAN ILMU DALAM KEHIDUPAN YANG CENDERUNG MAKIN EKSPLOITATIF
    Eksplotatif berarti usaha pemanfaatan, pengusahaan, pendayagunaan yang berlebihan untuk kepentingan sendiri.
    Dalam kehidupan saat ini, filsafat ilmu memang tidak dapat menjamin pemanfaat ilmu yang terjadi dalam kehidupan saat ini karena orang cenderung “asal” mengatasnamakan ilmu tanpa didasarkan filsafat ilmu yang sesungguhnya. Asal disini berarti ada yang tergesa-gesa dalam memutuskan bahwa inilah ilmu, tanpa menggunakan filsafat sebagai dasar pembentukan ilmu. Pada akhirnya ilmu tersebut dapat cacat. Cacat yang sarat dengan penyimpangan, tanpa dasar, asal-asalan sehingga membentuk ilmu yang sembarangan yang malah bisa dikatakan ilmu asal-asalan. Seperti halnya orang-orang barat, Kristen maupun yahudi yang malah menyelewengkan ilmu yang terkandung dalam Al-Qur’an yang sesungguhnya dengan ilmu yang mereka buat sendiri. Seperti halnya dapat saya contohkan Teori Evolusi Darwin. Charles Darwin mengatakan bahwa manusia berasal dari manusia purba yang menyerupai kera. Manusia sampai saat ini pun menganggap bahwa hal seperti ini benar, Tapi apabila kita menengok, membaca buku-buku karangan yang islami tentang asal usul manusia pikiran kita dapat terbuka. Ternyata teori Evolusi Darwin itu SALAH. Atas dasar Al- Qur’an, penelitian yang dilakukan serta bukti yang memaparkan fakta baru kaum muslim memaparkan temuannya bahwa manusia bukan berasal dari kera. Tetapi lama kelamaan manusialah menjadi seperti kera yang lama kelamaan mengalami perubahan genetis serta kurangnya zat fosfor, kalsium serta kalium pembentuk tulang sehingga manusia sekarang dari jaman ke jaman mengalami kependekan, menjadi pendek. (Pa, ini pendapat saya saja siy… orang kan boleh berpendapat apa saja iyakan pa.. )

    4. ADA PENDAPAT ILMU BEBAS NILAI, ADA JUGA YANG BERPENDAPAT ILMU TIDAK BEBAS NILAI, posisi saya adalah :
    yang pertama dibenak saya, nilai yang seperti apa dulu. Apa nilai-nilai norma atau konteks baku yang mendasari ilmu tersebut ? Apabila memang berdasar nilai norma posisi saya : Saat ilmu bebas nilai saya mungkin saja berada diposisi yang terhimpit, tersedak, tertekan dalam situasi ini mungkin saja ilmu yang di dapat tidak berjalan sesuai aturan baku yang tersirat dalam ilmu tersebut. Apa yang ada mungkin tidak murni berdasar ilmu yanga ada, tapi setidaknya saya hanya menyimpang sedikit dari ilmu tersebut ASALKAN masih dalam lingkaran norma, aturan, kaidah-kaidah yang benar. Saat memang dalam konteks yang formal, resmi berarti ilmu tidak bebas nilai. Karena ilmu yanga da hanya berpatok pada satu konsep yang telah ada, baku menurut aturan dan dalam konteks yang resmi.
    Pada dasarnya masih saja menempatkan posisi ilmu tidak bebas nilai. Karena menurut saya ilmu kan didapat juga tidak hanya dari buku-buku pendidikan, pelajaran dari guru maupun dosen menurut saya ilmu berasal dari mana saja termasuk pengalaman. Seperti pepatah pengalaman adalah ilmu yang berharga.

    5. SAAT SAYA SEDANG BERFIKIR,YANG SAYA LAKUKAN ADALAH :
    Berusaha untuk mencari akar dari pokok permasalahnnya, mengapa seperti ini, harus seperti apa saya menghadapinya, jawaban seperti apa yang harus saya paparkan. Apakah jawaban saya dapat diterima oleh yang membaca, sedangkan dasar dan sumber untu menjawab soal ini pun sangat minim.
    SAAT SAYA MEMBACA SOAL INI SAYA BERFIKIR : Pertanyaannya sulit sekali. Karena saya tidak punya referensi yang komplit yang menjadikan dasar dari jawaban saya. Tapi saya berusaha untuk menjawab sejauh yang saya tahu saja disamping membaca referensi yang seadanya. Bismillah saja, dan keyakinan yang cukup bahwa jawaban saya Insyaalloh Bapak terima karena jujur saya menjawab semua pertanyaan bapak dengan apa adanya sesuai apa yang ada di pikiran saya. Jujur juga niy Pa, referensinya hanya berupa diktat perkuliahan yang bapak buat di situs bapak serta catatan perkuliahan bapak.
    Semoga bapak dapat menerima jalan pikiran saya lewat jawaban saya mengenai pendapat-pendapat saya untuk soal bapak. Inilah jawaban yang saya berikan dan jawaban ini sebenarnya belum maksimal sekali banayak kekurangannya tapi saya te3lah berusaha untuk berpikir semaksimal. Makasih ya Pa Uhar.

  20. DEDI HENDRIANA TK 1C PE Berkata:

    kepada rekan-rekanku/saudara-saudariku silahkan uji kemampuan anda untuk bekomentar di filsafat.

  21. yanti heryanti Berkata:

    Yanti Heryanti
    manajemen/karyawan
    2005041284
    3. memang benar pernyataan tersebut, semakin maju perkembangan filsafat ilmu tidak terlepas dari keprihatian pemanfaat ilmu dalam kehidupan yang cenderung makin eksploitatif, karena dalam perjalanan perkembangan tersebut terdapat pro dan kontra, dimana ada suatu pihak yang memang memperjuangkan perkembangan tersebut dengan hati murni tanpa memikirkan utung dan rugi bagi dirinya, sehingga tidak akan bereksploitatif dengan hal tsb, tapi bagi mereka yang mempunyai tujuan lain, seperti materi mungkin mereka akn memanfaatkannya dengan sebaik mungkin sampai hal – hal yang kecil mereka manfaatkan untuk memperoleh keuntungan tanpa memikirkan akibat yang mereka timbulkan, hal ini lah yamg memyebabkan timbulnya keprihatianan.
    4. posisi saya mungkin tergantung dimana dan dari sudut mana kita memandang, bisa saja kita berpendapat ilmu bebas nilai disaat kita sedang berada dalam posisi dimana mengharuskan kita tidak menganggap ilmu itu sebagai acuan tetapi kita tidak terlalu lepas ilmu pokok tsb. dan kita memnggap ilmu itu tidak bebas nilai dimana situasi dan kondisi yang memngikat yang mengaruskan kita melihat nilai – nilai yang ditanamkan dalam ilmu sehingga kita tidak bisa keluar dari jalur tsb.
    5. sebelum kita berpikir mungkin ada suatu persolan yang harus kita pecahkan, dan mengharuskan kita untuk berpikir dan hal tsb secara otomatis masuk dalam otak kita dan secara otomatis pula kita berpikir keras bagaimana bisa memecahkan masalah tersebut. dapat karena kebetulan saat membaca soal ini tidak ada pikiran lain hanya pikiran bagaimana menyelesai kan tugas ini dan bagaimana memulai dan menjawab pertanyaan, karena terpikir ini tugas dan harus dikerjakan sebagai mahasiswa yang bertanggung jawab, dan terserah hasil akhirnya apakah jawaban itu memuaskan atau tidak karena saya sudah berusaha keras mencari jawaban.

  22. Ugin Vr. Tk. 1 PEAP Berkata:

    1. Manfaat ilmu bagi kehidupan manusia terutama dalam kehidupan sehari-hari memiliki arti yang sangat penting karena dengan ilmu kita dapat memperoleh hasil dan tujuan yang akan kita capai dan dicita-citakan. Di jaman era globalisasi sekarang ini penggunaan ilmu khususnya dalam penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) berkembang sangat pesat, karena ini merupakan tuntutan jaman dan selain itu tuntutan bagi setiap manusia untuk selalu menggunakan ilmu pengetahuan tersebut agar tidak terbelakang/tertinggal pada jaman modern sekarang ini. oleh karena itu, kita selaku manusia yang memiliki akal dan pikiran harus selalu menggunakan ilmu serta berlomba-lomba dalam menciptakan suatu hasil penemuan-penemuan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia di seluruh dunia. Seiring dengan penggunaan ilmu tersebut harus selalu didasarkan dengan hukum agama agar balance/seimbang dalam penggunaan ilmu tersebut sehingga tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan yang dapat merugikan manusia di seluruh dunia. Seperti yang dikemukakan oleh Albert Einstein yaitu bahwa “Science without religion is blind, religion without science is lamp”.
    contoh pengalaman : Mungkin banyak contoh dari manfaat ilmu dalam kehidupan sehari-hari yang saya alami, diantaranya contoh kecil dalam teknik kerja mesin dalam kendaraan (Mobil). Dulu saya tidak mengetahui bagaimana cara kerja mesin mobil dan cara pengoperasiannya serta fungsi masing-masing alat/onderdilnya dan saya hanya bisa melihat saja ketika seorang montir memperbaiki suatu kendaraan. Akan tetapi ketika saya mencoba belajar dengan tekun dan terjun langsung dalam memperbaiki suatu kendaraan, saya dapat mengerti fungsi dari alat-alat/onderdil kendaraan tersebut walaupun belum begitu menguasai ilmu/teknik cara kerja mesin tersebut secara menyeluruh.
    2. Pernyataan tersebut benar, karena dengan berfilsafat setiap manusia dapat menggunakan seluruh akal dan pikirannya untuk mencari suatu keterangan secara detail/jelas agar setiap persoalan yang dihadapi dapat terpecahkan serta dengan berfilsafat dapat menjelaskan arti secara detail/jelas dari penggunaan suatu ilmu.
    3. Bahwa pemanfaatan ilmu dijaman era globalisasi ini memang benar cenderung eksploitatif, ini disebabkan karena adanya rasa ketidakpuasan atas hasil dari ilmu tersebut atau adanya keinginan untuk mengembangkan ilmu-ilmu yang baru serta mungkin karena sifat manusia itu sendiri yang selalu ingin menguasai seluruh ilmu (serakah) dan tidak mau tersaingi oleh orang lain. Oleh karena itu dalam penggunaan ilmu juga harus didasarkan oleh nilai-nilai agama dan moral sehingga didalam penggunaan ilmu tersebut akan berjalan dengan baik tanpa adanya penyimpangan terhadap ilmu tersebut.

    4. Ilmu bebas nilai yaitu dimana seseorang bebas mencari ilmu tanpa adanya batasan ilmu yang didapat dan dikembangkannya sedangkan ilmu tidak bebas nilai yaitu dimana seseorang dalam mencari ilmu harus didasarkan pada nilai atau aturan yang berlaku.Yang saya rasakan mungkin keduanya memiliki keseimbangan, karena jika tidak seimbang mungkin cenderung eksploitatif dalam penggunaan ilmu.
    5. Yang saya lakukan adalah mencoba berpikir dan memecahkan suatu masalah dan mencari jawaban dari soal yang Bapak buat. Namun ada juga keragu-raguan saya dengan jawaban tersebut, apakah jawaban yang telah saya pikirkan sesuai atau tidak dengan pertanyaan yang Bapak buat.

  23. haMeed Berkata:

    kalo gini caranya gampang di copy paste dong??

  24. Mohamad Emin (FE) 2006052428 Berkata:

    Jawaban UTS

    Komentar Saya :
    Menurut Saya Ilmu Filsafat dalam pandangan agama itu sangat penting dan sangat berkaitan karena antara Ilmu Filsafat (Penemuan/Pandangan) dengan Ilmu Agama (Kebenarannya) menimbulkan sebab dan akibat/hasil dan kebenarannya jadi kita harus memahaminya dari berbagai sebelum menjalankannya.

    Jawaban UTS :
    Pandangan Saya setelah melihat dan memikirkan dari keseluruhan penjabaran atau pertanyaan dimaksud sudah jelas berbeda antara cara berpikir biasa itu hanya bersifat sementara, berpikir ilmiah pemikiran yang akan dilaksanakan kedepan untuk dijalani atau dilaksanakan jalan hidup, sedangkan berpikir filsafat itu pemikiran yang matang penemuan yang bersifat baru dan mempunyai kebenaran dan didasari dengan rasio.

  25. Mohamad Emin (FE) 2006052428 Berkata:

    Jawaban UAS

    1. Betul Sekali saya setuju, bahwa Ilmu itu membantu seluruh manusia yang hidup sehat di dunia ini.
    Karena disemua pikiran manusia yang sehat pasti ingin ada memiliki pikiran mengetahui sekecil apapun sesuatu yang akan diketahuinya. Maka dengan Ilmu semua orang Insya Alloh akan terbuka pikirannya dan menemukan jawaban yang ada dibenaknya atau dalam hatinya.
    Contoh dari diri saya yang sehari-hari, sari sejak kecil sudah ingin tahu yang saya belum tahu/diketahui, makanya saya sejak dari kecil sudah dimasukkan sekolah sampai perguruan tinggi karena ingin mengetahui apa yang kamu tahu dan ketahui apa yang kamu tidak tahu.

    2. Adalah benar, filsafat dapat memberikan pencerahan pikiran. Tetapi seorang ilmuwan mengeluarkan filsafat menjadi/berubah sifatnya menjadi picik dan jelek karena sering kali suka meremehkan pendapat orang lain karena merasa pendapatnya sendiri yang paling benar. Jadi benar filsafat dapat memberikan pencerahan pikiran tetapi menjadikan pikiran berubah.

  26. Happy Iedul Fitri 1429 H Berkata:

    One day before Ied…..
    I wanna say forgive my sins,
    may our hearts purified from all mistakes,
    Happy Iedul Fitri 1429 H
    Minal Aidzin Wal Faidzin

  27. GELORA Berkata:

    memiliki ilmu merupakan suatu kewajiban bagi umat islam namun ilmu merupakan amanah yang ALLAH Swt titipkan untuk menjadi rahmatan lil alamin jika kita memahami akan hal itu maka kita akan tenang dan termasuk hamba yang takwa

Tinggalkan Balasan