Pendidikan dan tantangan Global

394923_2468071462810_1283023304_32068049_1925792119_n  Pendidikan merupakan faktor yang sangat penting bagi    kehidupan manusia, dengan  Pendidikan manusia menjadi berbudaya dan mampu terus mengembangkan budaya tersebut demi mencapai kehidupan yang lebih baik. Pendidikan berperan tidak hanya dalam pembentukan individu tapi juga dalam pembentukan budaya masyarakat menuju kualitas hidup yang lebih baik, hal ini sejalan dengan apa yang dikemukakan oleh Nanang Fattah (2004:7) bahwa pendidikan merupakan salah satu upaya dalam rangka meningkatkan kualitas hidup manusia,  dengan makin berkualitasnya hidup manusia, manusia dapat mengaktualisasikan dirinya secara terus menerus dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitasnya kearah yang lebih baik dalam berbagai bidang kehidupan kemasyarakatan.

Dalam konteks globalisasi dewasa ini, pentingnya pendidikan dalam rangka pengembangan potensi manusia/peningkatan kualitas sumber daya manusia makin mengemuka, mengingat globalisasi akan menjadikan kondisi kehidupan penuh dengan persaingan, dan dalam persaingan tersebut kualitas sumber daya Manusia akan menjadi penentu keberhasilan dalam menghadapi semua itu. Dalam era Global sekarang ini dengan perkembangan Ilmu dan teknologi yang sangat cepat, keunggulan suatu bangsa tidak dapat lagi mengandalkan pada sumberdaya alam, melainkan harus pada sumberdaya manusia, sikap kreatif inovatif, kemampuan membuat jejaring serta pemanfaatan teknologi menempati kedudukan lebih penting dibanding dengan sumberdaya alam. Memang dalam kehidupan ekonomi internasional/global, menurut pakar ekonomi klasik, seperti Adam Smith dan Ricardo, perbedaan keunggulan Sumber daya alam menjadi pendorong utama perkembangan ekonomi nasional melalui perolehan keuntungan mutlak (absolute advantage) atau keuntungan komparatif (comparative advantage), namun dewasa ini hal tersebut tidak dapat menjadi jaminan, karena kemajuan suatu bangsa lebih ditentukan oleh kualitas Sumberdaya manusia yang dimilikinya yang mampu bersaing dalam percaturan ekonomi global (Competitive advantage), hal ini seperti dikemukakan Kenichi Ohmae (1990:12)

“having abundance of resources has truly slowed down a country’s development, because bureaucrats there still think that economy could solve all problems. In a truly interlinked, global economy, the key success factor shifts from resources to the marketplace, in which you have to participate in order to prosper. It also means people are the only true means to create wealth”

pernyataan tersebut menunjukan betapa pentingnya kualitas Sumber Daya Manusia dalam kehidupan global dewasa ini, dengan kualitas SDM yang baik kinerjanya  juga akan  baik, baik dalam kehidupan masyarakat maupun kehidupan organisasi, sehingga kehidupan masyarakat secara keseluruhan akan meningkat dalam berbagai terpaan perubahan dan persaingan, menurut Robinson&Robinson (1995:5)”The competitive advantage, and perhaps the survival, of an organization demands that employee perform at a high level”. Ini berarti bahwa pendidikan baik dalam tataran sistem, kebijakan, khususnya dalam tataran organisasi kelembagaan perlu terus mecermati berbagai perubahan yang terjadi.

Undang-undang Sisdiknas No 20 tahun 2003, menyatakan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Dari pengertian tersebut dapatlah dimengerti bahwa pendidikan merupakan suatu usaha atau aktivitas untuk membentuk manusia-manusia yang cerdas dalam berbagai aspeknya baik intelektual, sosial, emosional maupun spiritual, trampil serta berkepribadian dan dapat berprilaku dengan dihiasi akhlak mulia. Oleh karena itu segala upaya  pendidikan harus merupakan suatu langkah bagi perwujudan  manusia yang baik dalam seluruh dimensinya yang nantinya mampu mengisi kehidupannya secara produktif bagi kepentingan dirinya dan masyarakat.

Pendidikan diharapkan mempunyai pengaruh yang signifikan pada pembentukan  Sumber Daya Manusia (human capital) bermutu dalam aspek kognitif, afektif maupun keterampilan, baik dalam aspek fisik, mental maupun spiritual, dan ini menuntut kualitas penyelenggaraan pendidikan yang baik agar kualitas proses dan hasil pendidikan dapat benar-benar berperan optimal dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkesinambungan untuk membangun pendidikan secara terpadu baik pada tataran kebijakan sistem secara nasional, tataran institusi, tataran manajerial dan tataran teknis, sehingga terdapat sinkronisasi serta sinergitas diantara tataran-tataran tersebut.

Pentingnya pendidikan yang berkualitas dalam rangka pengembangan potensi manusia dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia makin mengemuka dalam era global dewasa ini, mengingat globalisasi akan menjadikan kondisi kehidupan penuh dengan persaingan, dan dalam persaingan tersebut kualitas Sumber Daya Manusia akan menjadi penentu keberhasilan dalam menghadapi semua itu. Dalam era Global sekarang ini, dengan perkembangan Ilmu dan teknologi yang sangat cepat, keunggulan suatu bangsa tidak dapat lagi mengandalkan pada Sumber Daya Alam, melainkan harus pada Sumber Daya Manusia, sikap kreatif, kinerja inovatif, kemampuan membuat jejaring serta pemanfaatan teknologi menempati kedudukan lebih penting dibanding dengan Sumber Daya Alam seperti dikemukakan Kenichi Ohmae (1990:12) bahwa manusia merupakan satu-satunya alat yang benar dalam menciptakan kekayaan. Ini berarti bahwa dengan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, kinerjanya  juga akan  makin berkualitas, baik dalam kehidupan masyarakat maupun kehidupan organisasi, sehingga kehidupan masyarakat secara keseluruhan akan meningkat dalam berbagai terpaan perubahan dan persaingan sebagaimana dikemukakan Robinson & Robinson (1995:5) bahwa keunggulan kompetitif suatu organisasi menuntuk pekerja berkinerja unggul, dan implikasinya adalah bahwa pendidikan baik dalam tataran sistem, kebijakan, khususnya dalam tataran organisasi kelembagaan perlu terus mecermati berbagai perubahan yang terjadi.

Tentang Dr. Uhar Suharsaputra

PENELITI DAN PENULIS
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

2 Balasan ke Pendidikan dan tantangan Global

  1. BSW Gramedia berkata:

    Bagus sekali artikelnya, Pak!

    Coba cek web pendidikan kami ini

    http://www.bswgramedia.com

  2. WEB NYA BAGUS BANGET…HIGHTECH PENTING JANGAN LOWTECH AJA, SUKSES SELALU BUAT MEMBANGUN PENDIDIKAN BANGSA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s